www.balaitl.com
Balai Teknologi Lingkungan
Rabu, 22 May 2013  
 
Customer Support
BalaiTL YM Service
BalaiTL YM Service

Dwi S. Haryanto

   
BalaiTL YM Service
BalaiTL YM Service

Dwi Ryant

   
BalaiTL YM Service
BalaiTL YM Service

insan nur sulistiawan

   
Pooling
Dari mana Anda tahu Alamat WEB kami ?
Search Engine
Kawan
Media Cetak
Media Promosi Lain

Lihat Hasil
72.44.48.122

USER ONLINE
1
TOTAL VISITOR
212969
 
 
 
 
 
 
 
Informasi Terkini
Pencemaran Laut
Release: 12 Jul 10

Pencemaran minyak di laut seperti di Teluk Mexico tahun ini merupakan isu lingkungan yang penting. Minyak yang mencemari laut dan pantai membunuh biota termasuk hewan dan menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia. Kerugian akibat tumpahan minyak di teluk Mexico tersebut diperkirakan mencapai US $ 8 milyar. Selain di laut, pencemaran minyak di darat juga banyak dijumpai terutama di areal pertambangan minyak

------------------------------------------------------------------------------------------------
Bioremediasi Cemaran Minyak dengan Teknik Biopile
Release: 04 Jun 10

Remediasi adalah tindakan untuk memulihkan kembali suatu keadaan lingkungan yang telah tercemar. Bila di dalam remediasi digunakan organisme hidup, maka teknik itu disebut bioremediasi. Dalam pengertian yang lebih sempit, bioremediasi secara khusus digunakan bagi teknik yang memanfaatkan mikroba di dalam remediasi. Bila agensia biologi yang digunakan adalah tumbuhan, maka teknologinya disebut fitoremediasi. Bioremediasi dianggap sebagai alternatif yang lebih murah. Oleh karena itu bioremediasi, baik secara sendiri maupun kombinasi dengan metode lain, telah berkembang dan makin banyak digunakan dalam pemulihan air dan tanah tercemar.

 

------------------------------------------------------------------------------------------------
Biometanasi Melalui Proses Solid Fermentation Limbah/Sampah Organik
Release: 04 Jun 10

Proses anaerob untuk mengolah bahan-bahan organik menjadi biogas secara konvensional yang ada saat ini dilakukan melalui proses fermentasi anaerob pada media yang encer atau cair dengan kandungan air yang sangat tinggi. Sebagai contoh, kotoran ternak memerlukan penambahan air dengan perbandingan 1:1 atau bahkan 1:2 sebelum dimasukkan ke digester. Hal ini memerlukan volume digester yang besar. Selain itu, proses anaerob seperti itu memerlukan proses pemisahan air jika sisa olahan padat akan dijadikan kompos. Pada proses biometanasi bahan organik sisa olahan bisa dipakai sebagai kompos setelah melalui proses stabilisasi sebagaimana pada tahap akhir proses komposting, tanpa melalui proses pemisahan air.

------------------------------------------------------------------------------------------------

 
 
BALAI TEKNOLOGI LINGKUNGAN (BPPT)
Gedung 412 Puspiptek, Serpong Tangerang, Banten - INDONESIA
Telp : 021-7560919 Fax : 021-7563116
Email : info@balaitl.com
Copyright @ Balai Teknologi Lingkungan - BPPT 2007
Resolusi Optimal 1024 x 768 pixel, Browser Internet Explorer
www.balaitl.com